Selasa, 09 Juni 2020

BELAJAR DARI SANG JUARA INOBEl

Resume kuliah online pertemuan ke -4
Senin ,08 Juni 2020

Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku 
Bersama Pemateri Ibu Emi Sudarwati

Emi Sudarwati beliau juara satu Inobel dan penulis buku. Beliau alumni jurusan bahasa daerah IKIP negeri Surabaya tahun 1993 dan lulus tahun 1998. Mengajar di SMPN 1 Baureno sejak tahun 2005. Disamping mengajar beliau telah menulis dan menerbitkan beberapa karya sastra Jawa dan sastra Indonesia. Pegiat literasi Guru dan Siswa Indonesia. Lebih dari 460 buku ber- ISBN terdapat namanya dan berbagai macam prestasi yang berhasil beliau raih mulai dari guru berdedikasi , Guru berprestasi,bahkan menjadi juara inobel membuat beliau terkenal dalam penulisan buku.

Tahun 2013  Narasumber memulai  kisahnya dalam menulis buku.beliau bertemu para pegiat literasi di antaranya penulis-penulis senior seperti JFX,Hoery (padangan -Bojonegoro) , Sunaryata Soemarjo (Ngimbang- Lamongan) ,Nono Warnono(Gajah Indah -Bojonegoro) dan masih banyak lagi pegiat literasi lainnya. dari pertemuan ini beliau tergugah bahwa hasil karya siswa dapat dijadikan buku ber-ISBN.

Hingga akhirnya pada tahun  2014 merupakan awal terbitnya sebuah karya tulis beliau yakni kumpulan cerkak karya Emi Sudarwati dan siswa SMPN 1 Baureno dalam bukunya yang berjudul LUNG . Buku tersebut akhirnya menjadi inspirasi bagi banyak sekolah bukan hanya di Bojonegoro tapi juga di kabupaten lain.
Dari kerja kerja keras beliau  pada tahun 2015 beliau mendapat panggilan sebagai finalis inobelnas bersama 102 guru dari seluruh Indonesia diundang ke  Jakarta untuk presentasi. Ternyata bukan hanya presentasi tapi ada juga ujian tulisnya. . Beliau juga mendapat anugrah sebagai guru berdedikasi.

Tahun 2016 ia kembali mengirimkan karya inobel dari karya lama yang telah di edit dengan berbagai tambahan tentunya sesuai dengan arahan yang diberikan oleh dewan juri.alhasil  beliau berhasil mendapat juara 1 inobelnas kategori SORAK.

Tahun 2017 beliau diundang mengikuti workshop literasi di Kota Batam . Tidak ingin melewatkan kesempatan mampir ke negara tetangga yaitu Singapura. Sehari di kota lion melahirkan sebuah buku berjudul Dak Dik Dug Singapura.

Tahun 2018 ratusan buku lahir dari grub patungan Buku Guru Inspiratif. Penulis aktif  sebagai guru ahli  di pusat belajar guru( PBG). Selain di PBG penulis juga aktif di PGRI  yaitu sebagai juri lombah guru menulis dan pelatihan menulis buku.

Tahun 2019 penulis mengawali terbitnya buku Kado Cinta 20 Tahun dan Haiku. Karya ini ditulis berdua dengan suami. Pada tahun yang sama beliau ingin menulis buku tunggal dan beberapa buku patungan.

Kesimpulan yang saya bisa ambil dari Kuliah pertemuan 4  adalah:
  1. Kerja keras dan pantang menyerah merupakan modal utama dari suatu pekerjaan
  2. Jangan berhenti menulis  karena buku adalah inspirasi hidup
  3. Belajarlah dari pengalaman,
  4. Menulislah dengan niat dan  hati yang tulus.
  5. Perbanyak literasi dan latih terus kemampuan menulis.



Salam sehat dari Toraja












7 komentar: