Selasa, 14 Juli 2020

NATHAN TODING

 AYOH MENULIS
KARENA
 MENULIS ITU MUDAH


Resume kuliah online pertemuan ke 19
Senin,13 Juli 2020


Tanpa terasa malam ini kuliah online sampai pada pertemuan ke 19. Narasumber malam ini adalah bapak Drs.Jumanto,M.Pd beliau seorang pengawas sekolah kabupaten Rembang sekaligus sebagai ketua PGRI Kabupaten Rembang. Beliau telah banyak melahirkan karya-karya buku.

Beliau mengawali kuliah dengan memberikan motivasi kretif menulis.Beliau mengawali rutinitas menulis dari menulis puisi.Menulis puisi itu mudah.Setiap ada ide mesuk aku tulis.Selingan darri menulis puisi kadang menulis cerita pendek.Tahun 2004 saya mulai ditantang oleh prof.Dr. Sarwijisuuwandi,guru saya bagai orang tua saya untuk menulis buku ajar.Prof Sarwiji memberikan tantangan karena saya selaku guru meneliti buku-buku pelajaran yang dipakai di sekolah.Dengan bimbingan beliau,saya dapat menyelesaikan 3 buku ajar untuk SMP dan 5 buku ajar untuk SMA. Satu bulan pertama hanya menyelesaikan satu buku ajar untuk kelasVII SMP/MTs. Buku ajar untuk kelas VIII dapat saya selesaikan 2 minggu. Selanjutnya saya dapat menyusun naskah buku untuk kelas IX  dan untuk SMA rata-rata  dalam waktu 2 minggu. Buku-buku tersebut dinilaikan ke pusat perbukuan. Proses selanjutnya saya harus belajar mengedit berdasarkan catatan-catatan dari tim penilai. Pendapatan saya jauh dari pendapatan seorang guru PNS . Selain dari hasil jual naskah buku,juga mendapat dari editor. Setelah proses penilaian buku selesai dan buku sudah mendapatkan SK penetapan,maka buku siap diterbitkan.
Tantangan baru datang dari Bapak Direktur Penerbit SIC. Kata beliau, saya cocok jadi marketing. Bisakah saya menjalani sambil menjalankan tugas sebagai PNS?.Pemerintah meluncurkan istilah BSE. Buku-buku ajar yang ditulis oleh penulis buku secara indi maupun lewat penerbit dan lulus penilaian dibeli oleh pemerintah. Buku tersebut diberi HET.Pihak ketiga boleh mencetak buku tersebut dengan harga yang telah ditentukan oleh pemerintah.Dimasa buku BSE tersebut,saya mendirikan penerbit untuk mengajukan ijin mencetak BSE. Pengalaman saya dari penulis,editor,marketing,manajer.Keempat aktivitas ini saya lakukan sampai sekarang.Di PGRI Jateng mendapat tugas sebagai ketua badan penerbitan PGRI Jateng dengan penerbit PGRI Jateng Press.PGRI Jateng Press siap membantu penerbitan buku bapak ibu penulis pemulah.
Menulis itu mudah banyak orang telah merasakan dengan menulis mendapatkan kenikmatan. Menulislah,menulis itu mudah langsung menulis tidak perluh dipikir terlalu dalam.Kteativitas menulis seseorang akan tetap membara tentunya  dipengaruhi oleh berbagai motif.
Setelah kebiasaan menulis sudah berjalan dengan  lancar maka saatnya menulis dengan arah yang khusus atau menulis dengan tujuan tertentu. Pada malam hari ini saya fokuskan menulis yang non buku pelajaran agar bapak ibu dapat leluasa menggali inti untuk menuliskan apa yang ada di pikiran bapak ibu. Menulis itu mudah ide ada dimana-mana inspirasi akan muncul sewaktu-waktu. Aabila ada ide atau inspirasi disaat-saat tertentu saat kita sibuk maka tulislah pokok-pokoknya.
apabila ada kendalah dan memudahkan menulis itu kita awali dengan membuat outline,dengan outline akan menuntun kita, pola pikir kita dalam menulis akan menjadi lancar.
Diakhir materi beliau menyampaikan gagasan yang sering dilontarkan oleh Om Jay apakah dengan menulis bisa menjadi kaya?, apakah dengan menulis kita menjadi senang?, apakah dengan menulis karir kita bisa naik? tentu kita akan mendapatkan apa yang kita cari yaitu kesenangan. 
Beliau memberikan kesimpulan bahwa menulis itu mudah
  1. Menulis,menulis dan menulis
  2. Tulislah tema yang ada di sekeliling kita
  3. Jagalah motivasi kita dalam menulis agar kita tetap bersemangat menulis 
  4. Sebagai guru banyak ide yang dapat ditulis menjadi buku,setiap KD dapat dikembangkan menjadi satu buku pengayaan 
  5. buatlah outline agar tulisan terarah dan konseptual tulisan memiliki hubungan timbal balik yang disajikan dengan baik. Outline memudahkan penulis menciptakan klimak yang berbeda-beda. Dengan outline akan menghindari pengarapan topik lebih dari dua kali atau lebih dan outline memudahkan penulis mencari materi pembantu.
  6. Disaat menulis hindari niat untuk mengoreksi atau mengedit.Tulis terus ide yang sedang membara
  7. Buku yang kita tulis sesuaikan dengan masa  perkembangan bahasa calon pembaca buku kita. Sesuaikan dengan jenjang buku sesuai UU no 3 tahun 2017 tentang perbukuan
  8. Dimasa sekarang banyak materi yang dapat kita kembangkan menjadi buku pengayaan terutama untuk membantu anak dalam pembelajaran jarak jauh
  9. Kendala kita dalam menulis adalah malas. Kita memiliki pengetahuan dan keterampilan menulis tetapi kita malas menulis
  10. Untuk menjadi penulis bukan ditentukan bakat.Menjadi penulis karena kemauan kita untuk menulis ,menulis dan menulis akhirnya terampil menulis 
Demikian resume yang dapat saya buat malam ini.Teria kasih Bapak Jumanto,Om Jay  yang telah berbagi ilmu malam ini kepada kami semua.

Salam Literasi
Salam Sehat Dari Toraja 




Sabtu, 11 Juli 2020

NATHAN TODING


STRATEGI PEMASARAN BUKU
DENGAN 
SISTEM DIGITAL MARKETING

RESUME KULIAH ONLINE PERTEMUAN KE 18
Jumat 10 Juli 2020

Malam ini kelas menulis dimulai tepat pukul 20.00 WIT dengan pemateri yang sangat luar biasa beliau adalah bapak Agust Subardana,S.E MM. CDS. Beliau akan membagikan ilmunya dengan tema pemasaran buku disaat pandemi.
Dampak penjualan buku selama covid kita ketahui bahwa penjualan buku hampir seluru Indonesia  selama hampir 4 bulan ini mengalami tutup. Dampak covid yang kedua kita ketahui juga bahwa banyak orang takut datang ke toko-toko buku. kalau kita reviu dampak dari covid ini terjadi penurunan omset toko buku kurang lebih 70% -80%. Banyak penerbit yang berhenti distribusi ke toko buku bahkan sampai gulung tikar maupun bangkrut. 

Dari data di atas kita dapat lihat bahwah selama masa pandemi covid ini kita liahat grafik pengunjung di gramedia toko buku mengalami penurunan yang sangat drastis.Dengan menghadapi pandemi ini penerbit buku perlu melakukan strategi yaitu pentingnya mentransformasi digital.
  1. Dampak dari pandemi covid -19 telah mengubah dunia menujuera low touch economy. Era ini ditandai dengan interaksi antar individu yang minim sentuhan fisik atau low touch,keharusan mengecek kesehatan dan keselamatan, perilaku baru hingga pergeseran di sektor-sektor industri terutama sektor industri perbukuan.
  2. Perubahan ini tentu  akan berdampak ke banyak hal, mulai dari tempat kerja, cara belajar-mengajar,kehidupan keluarga hingga aktivitas sosial
  3. Strateginya yang utama yang kita pakai adalah digital marketing dalam melakukan transformasi mendasar pada bisnis penerbitan buku.

Di dalam  digital marketing inilah kita harus menyesuaikan diri dengan era new normal. Dalam digital marketing inilah kita harus menyesuaikan diri dengan era new normal supaya kita tetap eksis yaitu dengan digital marketing.Di dalam digital marketing inilah terkandung didalamnya adasosial media,sio dan sebagainya. Manfaat dari digital marketing
  1. Biaya lebih relatif dan terjangkau atau murah
  2. Daya jangkauan sangat luas
  3. Mudah menentukan target pasar buku yang akan kita tawarkan sesuai kategori
  4. Komunikasi dengan konsumen lebih mudah
  5. Mudah dievaluasi dan dikembangkan
  6. Lebih cepat populer
  7. Sangat membantu meningkatkan penjualan
Kenapa kita harus menggunakan digital marketing karena 
  1. Digital marketing sangat efektif sekali bagi pemasaran buku untuk meningkatkan penjualan. 
  2. Kita harus tetap berhungan dengan pelanggan buku di media sosial itu kita bangun secara terus menerus lewat digital marketing ini
  3. Pastikan bahwa buku yang kita jual mudah ditemukan di online yaitu dengan cara ini.
Untuk terus mempertahankan strategi penjualan buku ini dalam kondisi saat ini adalah pemasaran yang paling efektif lewat komunitas-komunitas.Selebihnya kita harus bisa tampil yang cepat dan tepat sehingga kita harus punya tim yang mengerti tentang pemasaran digital marketin ini.Selain itu srategi yang digunakan adalah dengan mengadakan penawaran promo khusus semacam memberikan diskon kepada konsumen sehingga menarik konsumen.Dan juga dengan mengadakan iven-iven lain sebagai sarana promosi. Dalam mempertahankan penjualan buku dalamkondisi sekarang ini yaitu bagaimana kita menjadi bren dan tanggap situasi dengan menumbuhkan empati, maksudnya bagaimana kita tanggap dalam merespon setiap ada yang mau membeli buku dan cepat juga mengirimkannya setiap ada transaksi. Carikan juga informasi buku yang sesuai keinginan konsumen yang telah menghubungi kita dan jika ada yang konplen kita juga harus cepat memberikan solusi yang jelas sehingga terukur dan terencana dalam memberikan solusi kepada konsumen bila mana ada konsumen yang konplen.Cara lain untuk mempertahankan pemasaran buku itu juga kita memakai strategi pemasaran yang lebih menargetkan pelanggan secara personal atau personalis marketing dengan adanya digital ini dapat menampilkan iklan atau informasi yang dengan target orang secara personal. Hal ini dimungkinkan adanya teknologi yang dapat mengidentifikasi kebutuhan  pelanggan secara personal melalui karakteristik pencarian terhubung ke internet dan karakter yang sesuai  dengan konsumen tersebut.Strategi yang lain yaitu dengan strategi kontiniu marketing yaitu pemasaran yang berkelanjutan yang menghubungkan lini pemasaran dengan media sosial terus menerus.Stragi lain yaitu kita juga harus menggunakan konten marketing yang menarik artinya penguna internet sekarang ini selalu mencari informasi melalui internet disinilah informasi apa saja yang mereka butuhkan tersedia disini maka strategi pemasaran ini dapat menarik konsumen. Maka informasi yang disediakan harus relevansi dengan usaha bisnis yang kita lakukan.Didalam pemasaran buku kita perlu menghadirkan visual marketing karena visual marketing ini sangat penting bukan hanya didunia nyata tetapi juga didunia maya seperti youtube dan juga visual promosi yang lain.

Pontensi sarana pemasaran buku ditengah pandemi ini adalah sekolah,dengan adanya kebijakan pemerintah  terkait dana BOS,setiap sekolah mengembangkan perpustakaan inilah prodak prodak buku sangat dibutuhkan maka kita dapat memberikan gambaran kategori yang bermanfaat untuk sekolah masing-masing.
Penerbit ANDI juga melayani pembelian buku dari dana bos melalui siplah yaitu sistem informasi pembelian buku lewat marketpleis.

Diakhir materi beliau memberikan gambaran motivasi bahwa 

Menulis adalah berjuang,penulis adalah pahlawan 
yang akan dikenang selama-lamanya..
Lembaran karya adalah medan pertempuran,
pena adalah senjatanya . 
"Buku adalah gudang ilmu,kuncinya adalah membaca.
membaca adalah jendelah dunia"
Demikian resume yang saya dapat buat pada pertemuan ke-18 ini. Terimah kasih  Bapak Agus Subardana, om Jay Dan Ibu Aam Nyrhasanah atas ilmu yang telah dibagikan malam ini.

Salam Literasi
Salam Sehat dari Toraja 


Kamis, 09 Juli 2020

NATHAN TODING


AYO TERBITKAN BUKUMU



Malam ini ditemani hujan gerimis dengan suasana Toraja diselimuti rasa dingin saya tetap siap menunggu kuliah dimulai. Tanpa terasa sudah 16 kali pertemuan dan malam ini memasuki pertemuan yang ke 17 dengan narasumber bapak Joko Irawan Mampuni beliau adalah direktur dari penerbit ANDI.
Pada awal pertemuan narasumber menyampaikan bahwa pemaparan materi nanti karena lewat WA Grub maka  saya akan tampilkan per slide lalu diberikan penjelasan suara. Mengapa kok bukan tulisan? dari pada copy paste peserta untuk membuat ringkasan peserta nggak belajar membuat kalimat sendiri.


Guru itu boleh dikatakan akademisi boleh dikata pendidik juga lalu sebetulnya menerbitkan buku itu untuk apa ?.kalau menulis ujungnya tidak diterbitkan itu gampang.



Pengalaman beliau bertemu dengan calon penulis rata-rata beriorentasi pada profid beriorentasi pada royalti yang besar. Ada juga yang beriorentasi pada pengabdian bagi sesama dan ada juga yang beriorentasi pada promosi diri.


Ekosistem penerbitan buku disederhanakan menjadi 4 kelompok besar yaitu Penyalur, pembaca, penulis dan penerbit namun Pelaku industri ada 3 yaitu penulis,penerbit dan penyalur. Jika satu judul buku di anggap sebuah proyek maka yang paling banyak mendapat keuntungan itu siapa? kalau ada yang beranggapan bahwa itu adalah penerbit maka itu fitnah karena jika buku itu berharga seratus ribu maka distributor 30%  untuk penulis 10% sisanya dikelolah oleh penerbit untuk ongkos produksi dan lain-lain maka penerbit hanya mendapatka 2-3 %. Namun kalau buku tidak laku maka penerbit yang menanggung kerugian.
Faktor penghambat pertumbuhan indistri penerbitan 
1. Minat baca
    a. budaya baca
    b. kurangnya bahan bacaan 
    c.kualitas bacaan
2.Minat tulis
     a. budaya tulis
     b. tidak tau  prosedur menulis dan penerbitan 
3.Apresiasi hak cipta
    a. pembajakan 
    b. duplikasi non legal
    c.perangkat hukum

Proses naskah menjadi buku. Langkah yang harus dilakukan ketika sudah punya naskah untuk diterbitkan yaitu dengan mengirimkan naskah tersebut ke penerbit untuk di nilai atau direvisi . Jika naskah diterima maka maka penulis diminta mengirim soft copy lengkap dan menandatangani surat perjanjian namun jika di tolak maka akan dikembalikan. Jika diterima maka penerbit akan melanjutkan keproses editing, setting ,cetak kemudian jual. Proses edit dan setting bertujuan untuk memperbaiki bentuk penulisan. Judul di usulkan oleh penulis dan dimodifikasi oleh penerbit sehingga menarik dan membangkitkan minat baca. Buku sampai ke tokoh buku sebelum di cetak masif dikirim ke penerbit untuk koreksi akhir setelah itu di kembalikan ke penerbit untuk di cetak masif. Setelah berhasil membuat karya apa yang kita peroleh?

Naskah seperti apa yang dapat diterbitkan
  1. Tema populer dan penulis populer
  2. Tema tak populer dan penulis populer
  3. Tema populer dan penulis tak populer
Naskah yang tidak dapat diterbitkan adalah naskah yang tema tak populer dan penulis tak populer.

Selanjutnya jika sudah diterima maka penulis tanya mau cetak berapa? cetakan pertama jumlah cetakan itu di sebut oplah. Penerbit punya rumus untuk menentukan oplah. 
  1. Market sempit dan lifecycle panjang. yang dimaksud lifecycle panjang artinya meskipun buku itu sudah lama tidak diperbaharui tetap laku.
  2. Market lebar dan lifecycle panjang artinya tidak akan ada basinya misalnya kamus 
  3. Market lebar da  lifecycle pendek karena perkembangan teknologi dan sosial misalnya buku microsofword.

Penerbit Andi pake gaya selingkong yang mana? gaya selingkong adalah gaya pengutipan, struktur penulisan. Penerbit Andi menggunakan selingkong yang sudah ditetapkan oleh penulis

kuadran kategori penulis
  1. penulis idealis adalah penulis yang tidak butuh utung biasanya para guru besar atau orang kaya yang ingin nulis untuk peninggalan anak cucu
  2. penulis yang industrialis adalah penulis yang mata duitan,minta royalti yang banyak
namun penulis yang disukai penerbit adalah gabungan keduanya yaitu penulis idealis dan industrialis.tidak mengabaikan mutu tapi juga produktif.

Demikian resume pertemuan ke 17 yang saya dapat buat
Salam Sehat
Salam Literasi dari Toraja

Senin, 06 Juli 2020

NATHAN TODING


AYO MENULIS 
DAN 
TERBITKAN BUKUMU



Resume kuliah online pertemuan ke 16
Senin, 6 Juli 2020

Seperti biasanya sebelum kuliah online dimulai semua peserta dengan antusias siap sedia di depan komputer masing- masing. Saya pun tidak ketinggalan selalu menunggu kuliah dimulai. Nara sumber malam kita malam ini  adalah bapak Edi S.Mulyana dari penerbit Andi


Diawal pembelajaran beliau memberikan gambaran tentang penerbitan yang terjadi saat ini. Dunia penerbitan menghadapi suatu permasalahan yang hampir sama dengan bapak ibu sekalian, akibat dari pandemi yang belum ada kepastian kapan berakhirnya. Beliau mengatakan bahwa dunia penerbitan adalah dunia bisnis sematayang tentunya diikuti dengan idealisme di dalamnya. Dalam dunia bisnis nomor satu yang dicari adalah keuntungan atau dapat dikatakan berujung pada duit dalam hal ini penjualan buku untuk bisnis penerbitan. Outlet utama bisnis penerbitan buku adalah toko buku,yang menjadi soko guru dari bisnis ini,sehingga ketergantungan ini sudah menjadi suatu ekosistem yang khas.Pandemi ini benar-benar melulu lantakan semua bisnis.Dunia penerbitan merupakan salah satu  terdampak yang cukup signifikan.Pada bulan Januari 20- Februari 20 omset tokoh buku masi sangat normal namun setelah pak Jokowi mengumumkan masuknya corona ke Indonesia beni besar ini sepertinya telah tersemai dan membesar dengan deret multiplikasi yang luar biasa. Dengan berlakunya PSBB di beberapa daerah, banyak penerbit yang memarkirkan bisnisnya di sisi pit stop artinya terhenti sama sekali. outlet yang tertutup menjadikan beberapa penerbit ikut terimbas sehingga mereposisi bisnisnya kembali. Hal ini berdampak secara langsung ke produksi buku hingga sisi penulis yang telah memasukkan naskah ke penerbit.
Dimasa new normal ini  seakan memberi secerca harapan menuntut penerbit untuk dengan cepat memutuskan apakah melaju kembali atau menunggu keadaan menjadi lebih pasti. Penerbit jika tidak mengambil kesempatan untuk mengisi pasar makan akan semakin terpuruk. Penerbit dapat memetakan buku-buku apa yang masi dapat dikembangkan saat keadan chaos seperti ini.
Banyak hikma yang didapat kali ini, disisi penulis, penulis harus selalu siap untuk mendapatkan peluang yang mungkin tidak diperkirakan sebelumnya. Penguasaan materi, penguasaan penguraian materi, eksekusi penulisan,hingga penawaran keperbitan diperlukan kelihaian tertentu. Penulis yang yang siap menerima kesempatan ini, adalah penulis yang selalu berlatih untuk selalu mengeluarkan bahasa lisan kedalam bahasa tulisan yang dapat dibaca oleh pembacanya. Tentunya dengan struktur yang baik dan tidak ada distorsi makna yang sampai kepembacanya.
Semua perlu proses latihan,latihan dan kemauan. Menulis perlu latihan, latihan perlu waktu perulangan secara rekursif berkali-kali sehingga kita semakin lihai dalam mengelola kata yang dirangkai dalam tulisan. Menurut beliau bakat hanya 1% sisanya adalah kerja keras, tekun dan berlati menulis. Blog adalah jalur yang sangat bagus untuk mulai menulis karena dalam blog tidak ada penolakan kejam seperti penerbit menolak tulisan yang ditawarkan.
Penerbit akan selalu melihat sisi ekonomi dalam tulisan,sehingga kemurnian keputusannya didasarkan oleh bisnis semata sehingga terkadang tulisan yang luar biasa tidak terlihat oleh penerbit yang hanya melihat business processnya saja bukan writing processnya.  Dengan sudut pandang ini  maka kita perlu sedikit berempati kepada penerbit dengan cara yang harus dilakukan adalah mencoba melihat visi misi penerbitnya,intip juga buku-buku best sellernya yang biasanya dipampang di tokoh buku. Perlu diketahui bahwa tidak ada buku best seller by design atau dirancang, didesain untuk laku keras. Buku yang laku keras adalah buku yang blessing.
Kita dapat memulai tulisan dengan tema yang kita sukai dan betul-betul kita kuasai. Tulis dengan struktur dan muat di blog pribadi dan sebarkan kepada teman. Jika sudah percaya diri buatlah proposal kepenerbit yang isinya garis besar tulisan yang dapat ditawarkan ke penerbit. Penerbit akan melihat tema, judul utama,outline tulisan,pesaing buku dengan tema yang sama,pasitioning buku  dan alasan mengapa buku tersebut ditulis. Tulislah rencana penulisan dengan target market yang dituju. ke depan media -media selain buku akan semakin banyak menghiasi dunia pendidikan. Persiapkan hal ini dengan baik karena hal ini membutuhkan keahlian yang berbeda dengan sebelumnya.

Dengan adanya pemaparan materi dengan rinci dari pak Edi tentang penerbitan buku. Tentunya kita semua berharap suatu saat nanti naskah yang kita buat dapat diterimah oleh penerbit ANDI sehinggadapat terpampang di toko-toko buku.

Salam Literasi
Salam Sehat Dari Toraja

Jumat, 03 Juli 2020

NATHAN TODING


KUNCI PRODUKTIF DALAM MENULIS 

Resume kuliah online pertemuan ke 15
Jumat, 3 Juli 2020

Malam ini ada kuliah online seperti biasa sebelum kuliah dimulai saya sudah siap di depan leptop menunggu materi. Materi malam ini adalah menulis produktif  yang akan disampaikan oleh  bapak Dr. Ngainun Naim beliau seorang dosen di IAIN  Tulung Agung yang sudah mempuni menyusun 26 judul buku dan 14 artikel jurnal.

Pada awal materi  beliau memaparkan bahwa guru adalah kunci penting dalam dunia pendidikan. Jika guru berkualitas,besar kemungkina kelas yang diajarnya juga berkualitas.Tetapi jika gurunya kurang berkualitas, tentu hasil pembelajarannya juga kurang sesuai dengan harapan. Salah satu kunci penting peningkatan kualitas guru adalah dengan membangun budaya literasi. Literasi berarti budaya membaca dan menulis. Seorang guru yang mau terus membaca buku dan menulis memiliki peluang untuk semakin meningkat kualitas dirinya. Semakin banyak buku yang dibaca semakin banyak karya yang dihasilkan,maka akan memiliki konstribusi penting bagi kemajuan pendidikan.

Kunci- kunci dalam menulis 

Motivasi, motivasi menulis bisa berupa
  1. motivasi karir, implikasinya semakin mahir menulis maka semakin lancar karir yang kita tempuh.
  2. Motivasi materi,menulis itu menghasilkan honor,bagi penulis yang sudah sangat terkenal, honor memang sangat melimpah. Namun jumlah mereka yang beruntung dari sisi ini tidak terlalu banyak. Sebagian penulis justru kurang mendapatkan perhatian dari sisi materi.
  3. Motivasi politik, menulis ditujukan untuk mencapai tujuan politik tertentu.
  4. Motivasi cinta, menulis karena memang mencintai aktivitas menulis.
Meyakini bahwa menulis itu adalah anugera
Banayak orang mau menulis tapi tdak mampu mengerjakannya  bisa karena kesibukan atau sejuta alasan lainya. Banyak orang yang sesunggunya mampu menulis tetapi tidak mau menulis. Karena itu bisa menulis  buat saya adalah anugera luar biasa yang harus disyukuri. Ada beberapa kemungkinan mengapa masih ada yang kesulita menulis padahal  pengalaman menulisnya sudah ribuan halaman saat kuliah
  1. Selama kuliah spesial menjadi anggota kelompok yang tidak pernah menulis makalah.
  2. Tidak menulis karena dibuatkan orang lain.
  3. Menulis dengan melakukan kanibal tulisan orang lain.
  4. Begitu mendapat tugas langsung berburu referensi
Menulis itu memberikan  banyak keajaiban  dalam hidup
Pak Wijaya Kusuma seorang bloger youtuber dan guru kita semua mengatakan bahwa menulis setiap hari itu telah memberikan keajaiban dalam kehidupan. Bentuk keajaiban yang beliau rasakan di antaranya
  1. Mendapatkan banyak materi karena rajin menulis, bukunya banyak mendapat royaliti.
  2. Sering diundang sebagai pembicara diberbagai forum
  3. Memiliki banyak teman 
  4. Bisa membeli peralatan yang dibutuhkan dalam kehidupan
  5. Tulisan adalah alat perekam kehidupan yang ajaib.
Tidak mudah menyerah 
Banyak orang ingin menulis tentu termasuk menulis buku tetapi semangat menulisnya naik turun. Saat bersemangat menulis berlembar-lembar halaman halaman dalam sehari terasa ringan. Saat tidak bersemangat satu paragraf pun terasa berat sekali. Bahkan mungkin berbulan-bulan tanpa menulis sama sekali. Menulis lima paragraf yang dilakukan rutin setiap hari jauh lebih baik dari pada sepuluh halaman yang dilakukan tiga bulan sekali.
Berjejaring
Penulis jangan menepi. Saat sekarang memang kita harus menepi karena corona, tetapi bukan berarti tidak berinteraksi. Bangun jejaring kepenulisan. Ikut kegiatan semacam ini juga dalam rangka berjejaring.
Menulis sebanyak-banyaknya
Menulis setiap hari tanpa henti. Lakukan secara terus menerus. Jika anda merasa tulisan anda tidak baik maka dengan menulis setiap hari tulisan anda akan otomatis menjadi baik.

Menurut beliau ke 6 kunci di atas dapat membuat kita produktif dalam menulis. Tetapi kunci itu adalah alat tinggal bagaimana kunci itu digunakan secara tepat.

Kesimpulannya yang saya dapatkan dari materi malam ini adalah
  1. Guru yang berkualitas adalah guru yang banyak membaca dan menulis 
  2. meyakini kesempatan menulis itu adalah sebuah anugera ,maka syukurilah dengan terus dan terus menulis
  3. Tidak mudah menyerah
  4. Bangun jejaring  kepenulisan
  5. Menulislah setiap hari tanpa henti
Luarbiasa materi kita malam ini dengan menggunakan bahasa yang mudah diterima, beliau meyampaikan materi dan motivasi bagi kita tentang pentingnya kegiatan literasi khususnya bagi penulis pemulah.Terima kasih pak Dr.Ngainun Naim, Om Jay dan bunda kanjeng atas ilmunya yang telah dibagikan malam ini.

Salam Literasi
Salam Sehat Dari Toraja


Kamis, 02 Juli 2020

NATHAN TODING


KELUAR DARI LINGKARAN SETAN KEBUNTUAN


Resume Belajar Menulis Gelombang 12
Pertemuan ke 14              : Rabu, 1 Juli 2020
Tema                                : Berbagi Pengalaman Menulis Dan Menerbitkan Buku
Nara Sumber                    : Muhammad Firman Suwarya,M.Kom

Tidak terasa malam ini kulia online kita sudah sampai pada pertemuan ke 14. Kali ini tema kuliah kita adalah berbagi pengalaman menulis dan menerbitkan buku demgan narasumber bapak Muhammad Firman Suwarya,S.Kom, beliau adalah guru TIK yang mengajar di SMP Negeri unggulan Indramayu. Slain sebagai tenaga pendidik ,beliau juga salah satu penulis buku informatika jenjang pendidikan SMP dan penulis buku lainnya.

Mengenal Freewriting, Menurut narasumber kita malam ini freewriting merupakan teknik menulis cepat tanpa hambatan. Ketika kita konsisten menulis 5 lembar setiap hari maka beliau yakin kita akan menjadi penulis yang handal dan produktif. Scara umum memang menulis sebanyak 5 halaman itu membutuhkan waktu berjam-jam belum lagi nanti efeknya ketemu dengan rasa bosan yang membelenggu yang merupakan penyakit yang hampir menghinggapi semua penulis baik yang baru belajar nulis seperti saya ataupun penulis yang sudah menjadi penulis handal. Bahaya penyakit ini adalah biasanya di awali menyerang ke pikiran, dengan ciri-ciri tiba-tiba ide yang kita punya hilang entah kemana lalu bingung harus nulis apalagi,puyeng dan sederet saudara -saudaranya. Kondisi seperti itu dalam dunia kepenulisa biasa di sebut dengan lingkaran setan kebuntuan.

Memahami dan menerapkan freewriting, untuk menjelaskan beliau menyampaikan dalam bentuk ilustrasi. Bapak Ibu akan melakukan ujian ,ujian itu akan dimulai dari pukul 07.00sampai dengan pukul 09.00 selama 120 menit atau 2 jam dan bapak ibu harus segera datang tepat waktu agar bisa menyelesaikan ujian itu dengan baik,benar dan yakin dari 50 soal yang diberikan,tiba-tiba saat menuju ke sekolah atau tempat tes ujian jalanan macet total sehingga memakan waktu 1 jam dari durasi tes ujian. Kira-kira dalam kondisi itu apa yang bapak ibu lakukan ? bapak ibu harus ngebut  mengisi soal ujian itu karena kejar-kejaran dengan waktu, itulah gambaran singkat tentang freewriting.

Pada sesi tanya jawab beliau mengatakan bahwa untuk keluar dari lingkaran setan kebuntuan solusinya sederhana sebenarnya namun harus yakin ide muncul langsung tulis,sampai ending ide itu dimana kalau pun lupa lewati aja jika situasi tidak memungkinkan baru kita cek dan ricek. berkaitan dengan waktu maka kita harus menyiapkan atau meluangkan waktu JANGAN MEMANFAATKAN WAKTU LUANG tetapi kita harus meluangkan waktu yang kita memungkinkan untuk itu dilaksanakan secara kontinyu terus menerus. 

Diakhir materi beliau menyimpulkan bahwa rasa bosan adalah penyakit yang sangat berbahaya melebihi covid 19 hati-hati dan waspada  dia menyerang dengan tiba-tiba maka kita harus pupuskan dengan coba dan coba lagi.

Dari materi pertemuan ke 14 ini  yang saya dapat simpulkan adalah terus menulis, lawan rasa bosan dengan meluangkan waktu untuk menulis semua ide  hingga menemukan suatu kekuatan berupa komitmen  bahwa jelek,kurang bagus,bagus atau sejenisnya  pokoknya harus ditulis.

Demikian resume pertemuan ke 14 yang saya dapat tulis
Salam Literasi 
Salam Sehat dari Toraja.

Selasa, 30 Juni 2020

NATHAN TODING

BELAJAR DARI SANG PEMERHATI PENDIDIKAN 

Resume Belajar Menulis Pertemuan ke 12
Senin, 29 Juni 2020

Narasumber kita malam ini adalah seorang yang yang sangat peduli dengan pendidikan, beliau adalah Dra. Betti Risnalenni,MM. Beliau adalah pendiri kelompok bermain( KB), TK dan SD Insan Kamil,Bekasi. Pada malam ini beliau akan menyampaikan materi tentang mengelola sekolah di era covid-19.

Dengan niat dan usaha yang sungguh-sungguh maka semua rencana pasti akan terlaksana, ya.. kunci kesuksesan adalah niat dan usaha, hal inilah yang di lakukan oleh narasumber kita malam ini. Dengan diawali membuka kursus bahasa Inggris dan berniat untuk membuka sekolah yang bagus. Beliau mulai membuka sekolah pada tahun 2003 dan sampai sekarang mengelola jenjang  KB-TK dan SD. Selamah ini beliau telah banyak meraih prestasi diantaranya menjadi guru teladan, kepala sekolah berprestasi, juara interpreuner tingkat jawa barat untuk kalangan PAUD. Selain itu pengalaman mendirikan sekolah membuat beliau banyak teman dan banyak menambah pengetahuan.

Pada masa pandemi ini kebanyakan sekolah melakukan pembelajaran lewat daring. Selama daring materi tidak hanya pelajaran saja tetapi beliau juga menugaskan kegiatan rumah ( life skill dan karakter). Pada masa pandemi ini dibutuhkan kerja sama  dari guru dan karyawan. Kepala sekolah juga perlu mengerti bahwa kondisi guru-guru juga  dalam keadaan stres karna mengajar dari rumah jauh lebih sulit dikarenakan banyak gangguan-gangguan.

Dalam mengelolah sekolah banyak sekali tantangan.Untuk bisa survive kita harus sering menghitung pemasukan dan pengeluaran. Minimal rencana pertahun  itu harus cermat  walau kita bukan profit tujuannya. 

Menurut beliau ada beberapa tips  untuk mengelola sekolah:
  1. Bagi tugas berdasarkan kemampuan, kerjasama yang baik sangat diperlukan, jangan ada di antara kita yang merasa sok jago, dan sebaliknya jangan ada juga yang bermasa bodoh.
  2. Menjaga kesolidan dalam satu lembaga sekolah tersebut. Organisasi apapun yang kita kelolah tanpa ada kerja sama atau rasa solid yang tinggi maka tidak akan berhasil. Oleh karena kesolidan harus dipelihara
  3. Sering pantau dan sharing. 
  4. Pembayaran satu pintu. Boleh dicicil berdasarkan kemampuan  tetapi tegas dan komitmen. 

Beliaupun membagikan langkah-langkah dalam mendirikan sekolah:
  1. Mendapat isin dari warga  dengan memberikan bukti  tandatangan minimal 100 orang
  2. Mendapat isin dari RT,RW
  3. Isin dari UPT lanjut ke DikNas
  4. Tersedia lahan minimal 300 meter persegi
  5. Harus punya akte dari pertanahan
Kesimpulan yang saya bisa dapatkan dari kuliah malam ini:
  1. Niat  disertai usaha yang sunggu-sunggu akan dapat memberikan hasil yang baik.
  2. Dalam instansi manapun yang dibutuhkan adalah kerjasama yang baik.
  3. Bekerjalah sesuai kemampuan jangan merasa sok jago dan jangan juga bermasa bodoh.
  4. Lakukanlah yang terbaik untuk memperbaiki citra dan kehidupan kita
Demikian resume kuliah kita malam ini yang bisa saya dapatkan.Semoga menjadi motifasi ke depan untuk terus berusaha dengan sungguh-sungguh memperbaiki  kinerja demi kemajuan anak bangsa.

Salam Sehat
Salam Literasi Dari Toraja